Info Isuzu

Informasi Tempat Service Isuzu Area Tangerang




Senin, 06/05/2013 14:53 WIB
Banyak hal yang
membedakan mobil bermesin diesel dengan bensin yang juga belum diketahui banyak orang. Salah
satunya yakni mobil mesin diesel tidak menggunakan busi seperti mobil mesin bensin. Dulu
memang sempat dikenal istilah busi pemanas, namun bentuknya bukan seperti busi dan hanya
berfungsi sebagai pemanas saja. Tapi untuk mesin diesel terbaru, tidak lagi menggunakannya. Apa
alasanya mobil diesel tidak perlu menggunakan busi seperti mobil bermesin bensin? Training Center
Head Isuzu Astra Motor Indonesia Reiner Tandiyono menuturkan karena mobil mesin diesel itu
sendiri tidak perlu busi karena proses pembakarannya berbeda dengan mesin bensin. "Tidak perlu
busi itu karena untuk pembakarannya kebakar sendiri, kalau tekanan dan suhu sudah cukup maka
akan terbakar sendiri," kata Reiner saat berbincang dengan detikOto di sela-sela acara Workshop
Teknologi Mesin Diesel di Trainning Center Isuzu, Pondok Ungu, Bekasi, Senin (6/5/2013). Berbeda
dengan mobil mesin bensin yang proses pembakaranya harus membutuhkan busi karena tekanan
dan suhunnya saat bensin disemprotkan belum cukup untuk membakar sendiri. "Perbedaan secara
sederhana dan berpengaruh memang seperti itu. Itu juga menjadi salah satu keunggulan mobil
bermesin diesel," tuntasnya. Selain bahan bakarnya, antara mesin diesel dan bensin sudah pasti memiliki banyak perbedaan. Tapi masalahnya belum semua orang terutama para pemilik mobil diesel ataupun bensin mengetahui perbedaannya. Kira-kira apa saja perbedaan mobil mesin diesel dengan mesin bensin? Training Center Head Isuzu Astra Motor Indonesia Reiner Tandiyono mencoba memaparkan perbedaannya. Di antaranya untuk
siklus pembakaran mesin diesel disebutnya sabathe sedangkan mesin bensin otto, perbandingan
kompresi mesin diesel 16-23:1 sedangkan mesin bensin 8-12:1, bentuk ruang bakarnya untuk diesel
lebih rumit dan bensin sangat sederhana. Sementara untuk metode penyalaan mesin diesel bekerja
dengan cara terbakar sendiri sedangkan bensin dari percikan api busi. Untuk getaran dan suara
mesin diesel cukup besar sedangkan mesin bensin kecil, efisiensi panas mesin diesel mencapai 30-
40 persen sedangkan bensin 22 - 30 persen, tekanan kompresi mesin diesel 30-45 kg/cm2
sedangkan bensin 12 kg/cm2, putaran mesin maksimum 5.000 rpm sedangkan bensin 9.000 rpm.
Pengontrolan output mesin pada diesel cukup banyak penginjeksian sedangkan bensin banyak
campuran. "Secara keseluruhan memang memiliki keunggulan masing-masing tapi mobil yang
menggunakan mesin diesel khususnya diesel yang sudah common rail keuntungannya akan lebih
banyak terutama dalam hal perawatan dan tenaga pastinya jauh lebih besar diesel ketimbang
bensin,"
Selain memiliki torsi yang melimpah ternyata mobil bermesin diesel juga memiliki keuntungan lainnya seperti rotasi putaran mesin (RPM) yang tidak kalah dengan mobil bermesin bensin. Service Departement Head
PT Isuzu Astra Motor Indonesia Rodko Purba mengatakan kalau mesin diesel itu penciptaannya
memiliki kompresi yang sangat tinggi jadi hampir semua pembakarannya merata. "Mesin diesel
zaman sekarang itu bisa 6.000 rpm atau bisa menyaingi mesin bensin. Malah di mobil rally di Paris
Dakar itu mesin dieselnya bekerja di 5.000 sampai 6.000 rpm," ungkap Rodko di sela-sela acara
Workshop Teknologi Mesin Diesel di Trainning Center Isuzu, Pondok Ungu, Bekasi, Senin
(6/5/2013). Lanjut Rodko mesin diesel itu dari awalnya sudah menciptakan suatu alat pembakaran
dalam yang sangat efisien tapi tetap memberikan tenaga yang besar. Begitu juga dengan loncatan
mesinnya yang jauh lebih baik ketimang mesin bensin. "Keuntungannya jelas terasa lebih untung
mobil diesel ketimbang bensin. Di putaran bawah tenaga sudah bisa didapat dan masalah efisiensi
bahan bakarnya juga sudah tidak diragukan lagi," tuntasnya.tandas Reiner di sela-sela acara Workshop Teknologi Mesin Diesel di Trainning Center
Isuzu, Pondok Ungu, Bekasi, Senin (6/5/2013)

Tidak ada komentar: